Korea Utara kembali menembakkan satu rudal, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump meminta bertemu pemimpin Korut Kim Jong Un, Kamis (20/8).
Kementerian Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah pasukan di Timur Tengah.keamanan data
Cek status dan ajukan perubahan data secara online di cekbansos.kemensos.go.id.